5 TEKNOLOGI BAHAN RAMAH LINGKUNGAN DALAM BANGUNAN

Berbicara soal teknologi memang tidak akan ada habisnya, apalagi hidup di era modern seperti ini. Teknologi memang menjadi santapan sehari-hari di zaman seperti ini, namun berkaitan dengan penggunaaan teknologi yang sekarang ini tidak terbatas akan menyebabkan kelangkaan sumber teknologi yang tidak terbarukan. Karena itu untuk mencegah hal tersebut para ilmuwan bekerja keras untuk menciptakan teknologi yang bisa terbarukan dan bukan hanya itu, tapi juga teknologi ramah lingkungan.

Macam-macam teknologi ramah lingkungan meliputi :

  1. Biogas, adalah gas yang dihasilkan dari proses penguraian bahan – bahan organik oleh mikroorganisme pada kondisi langka oksigen (anaerob). Biogas dapat dibakar seperti elpiji, dalam skala besar biogas dapat digunakan sebagai energi pembangkit listrik. Sumber energi biogas yang utama yaitu kotoran ternak,kotoran manusia, limbah domestik maupun limbah organik.
  2. Biofuel, adalah setiap bahan bakar baik berupa bentuk padat,cairan atau pun gas yang dihasilkan dari bahan-bahan organik. Biofuel dapat dihasilkan secara langsung dari tanaman atau secara tidak langsung dari limbah industri, komersial, domestik atau pertanian.

Penggunaan teknologi ramah lungkungan dapat kita mulai dari hal-hal kecil, misalnya :

  1. Menggunakan listrik seperlunya saja serta mengontrol pemakaian air.
  2. Menggunakan mesin pendingin dan mesin pengawet makanan yang tidak menggunakan CFC.
  3.  Mengganti penggunaan barang-barang rumah tangga menjadi lebih sederhana, seperti mengganti vacum cleaner dengan sapu lidi, mengganti blender dengan ulekan dsb.
  4. Menggunakan pestisida organik dan kerbau pembajak sawah untuk menggantikan tracktor.
  5. Mengoptimalkan program dari pemerintah yaitu free car day, dalam hal ini membiasakan berjalan kaki ataupun bersepeda sebagai ganti dari penggunaan kendaraan bermotor. 

Berikut merupakan 5  terapan teknologi ramah lingkungan : 

 Air Tree, Spanyol

 

Air Tree di Madrid, Spanyol (Gambar: Google)

Bangunan yang didirikan di Madrid ini dibuat dari berbagai barang-barang daur ulang, tidak hanya itu bangunan ini juga menyediakan ventilasi alami serta memberi perlindungan panas ketika musim panas datang. Bangunan ini juga dilengkapi tenaga surya yang dikumpulkan dari panel photovoltaic yang digunakan untuk menyirami tanaman dan segala hal yang berhubungan dengan pemeliharaan tanaman di Air Tree tersebut.

 Gedung Pemerintah, Berlin

 

Gedung parlemen di Berlin (Gambar: National Geographic)

Gedung pemerintahan di Jerman atau yang mempunyai nama The Reichstag adalah gedung yang menggunakan kaca dan cermin untuk memantulkan cahaya matahari sejauh mungkin, sehingga tidak perlu lagi bergantung pada penerang buatan. Tidak hanya itu kehebatannya, gedung pemerintahan ini juga bisa mengumpulkan air hujan dan juga tempat mengumpulkan sumber energi.

 The Science Barge, New York

 

Rumah kaca terapung di New York (Gambar: Google)

The Science Barge yang ada di New York. Bangunan atau rumah kaca ini merupakan tempat edukasi lingkungan sekaligus rumah kaca, yang terapung di atas Sungai Hudson, New York.  Rumah kaca ini dilengkapi tenaga surya yang digunakan untuk menggerakannya dengan bantuan angin, dan bahan bakar bio. Karena sulitnya mendapat tanah yang subur dan sehat tanaman di The Science Barge ini dikembangkan dengan cara hidroponik, sehingga tanaman mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkannya dari air bukannya dari tanah, karena selain sulit didapat. 

The Sun Moon Mansion, Cina

 

The Sun Moon Mansion di China (Gambar: Google)

Karena China merupakan negara dengan populasi manusia terbanyak di dunia, pemerintah China mempunya rencana untuk meggunakan teknologi yang dapat terbarukan untuk mencegah kelangkaan yang bisa terjadi pada sumber energi yang tak terbarukan. Salah satu cara pemerinta China untuk mencapai keinginannya menggunakan teknologi terbarukan adalah dengan membangun sebuah gedung yang diberi nama The Sun Moon Mansion ini. Gedung ini menyediakan fasilitas gedung kantor, konferensi, dan pelatihan. Gedung ini juga menjadi gedung yang memproduksi energi surya terbesar di dunia untuk saat ini.

 Desa ramah lingkungan, Inggris

 

The Wintles, sebuah perumahan ramah lingkungan di Inggris (Gambar: National Geographic)

                                Rumah-rumah di komplek perumahan ini adalah salah satu perumahan yang menggunakan energi paling efisien di Inggris, oleh karena itu pemerintah Inggris menyanangkan agar penduduknya tinggal di tempat-tempat seperti The Wintles.  Rumah, apartemen, dan bangunan lainnya hanya mengeluarkan emisi karbon di bawah 30 persen saja. Selain perumahan The Wintlets, di daerah urban teptnya berada di London juga ada perumahan ramah lingkungan yang mampu menampung ratusan rumah dan ruangan kantor. Tempat yang satu ini bernama BedZED. Perumahan BedZED dilengkapi dengan taman atap, material daur ulang, panel tenaga surya, dan lain-lain. Sehingga penduduk yang tinggal di perumahan ini dapat mengurangi emisi gas karbon sampai 50 persen.

 

 

sumber :

http://cendol-magazine.blogspot.com/2013/04/5-terapan-teknologi-ramah-lingkungan.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s